Kamis, 03 Mei 2012

JAS MERAH


JASMERAH! Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah!
     Begitulah bunyi salah satu semboyan yang dikumandangkan oleh presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno. Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah (Jasmerah). Semboyan ini tentunya bukan sekedar omong kosong belaka. Namun penuh dengan ibroh yang benar benar dapat membangkitkan semangat kita, bila kita mengetahuinya.
        Ketika Soekarno mengumandangkan Jasmerah, Beliau sebenarnya ingin membangkitkan semangat perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah Belanda waktu itu. Ingatlah kejayaan Sriwijaya. Ingatlah kejayaan Majapahit. Ingatlah kejayaan Mataram. Bahwa Indonesia pernah menjadi bangsa yang dapat berdiri dengan gagah di antara bangsa-bangsa lain di dunia.
       Sejarah, merupakan kekuatan dasyat yang tersembunyi dari seseorang atau bangsa. Bila orang atau bangsa tersebut mau dan mampu memahami dan belajar dari sejarah, maka mempunyai kekuatan yang dasyat yang dapat ia gunakan untuk menjalani kehidupannya di masa sekarang dan akan datang. Tak hanya menjalani, bahkan mempunyai visi kedepan. Tentu ia akan berfikir, kegagalan di masa lampau jangan sampai terulang di masa sekarang dan mendatang. Dan keberhasilan di masa lampau, harus mampu ia pertahankan dan dilipatgandakan di masa sekarang dan yang akan datang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar